WMS Puasa…?


Lomba menulis komentar dalam rangka tujuhbelasan mendapat sambutan dingin dari masyarakat Ampah, hal ini bisa kita lihat jumlah komentar yang masuk selama sepekan terakhir ini. Lomba yang dimotori para petinggi forumborneo kali ini sengaja menggandeng anak-anak WMS agar ikut berperan aktif dalam menulis komentar pada blog-blog yang dilombakan. Namun setelah membaca komentar yang ditulis forumborneo, seperti di bawah ini sepertinya pengurus WMS sedang puasa…?

anak-anak WMS kok sampai sekarang gak ada yang ikutan lomba menulis komentar. sepertinya lomba ini akan mubazir dan tidak populer. wms yang diharapkan bisa menjadi corong dalam memberi komentar malah tidur dan pergi entah kemana
rugi rasanya Pak bayu memotivasi kalau melempem kek gini

Muncullah beberapa spekulasi mengapa lomba ini tidak mendapat sambutan sebagaimana yang diimpikan, yaitu warga Ampah mengetahui bahwa sudah banyak blogger nasional yang berasal dari kota kecil ini.

  1. Sosialisasi kurang. Hanya beberapa orang saja yang melakukan sosialisasi melalui warnet dan menyebarkan ke media jejaring sosial. Seandainya penyebaran ini dilakukan oleh seluruh peserta lomba, barangkali gaungnya akan lebih.
  2. Tidak paham. Masih banyak warga Ampah yang belum mengerti apa itu blog, apalagi menulis komentar di blog. Untuk menulis komentar di blog memang diperlukan sedikit pengetahuan mengenai hal ini, belum lagi kalau dihadapkan bagaimana memberi komentar pada artikel-artikel terdahulu yang pernah diposting beberapa hari/minggu/bulan/tahun sebelumnya.
  3. Tidak membaca aturan. Banyak yang menyangka bahwa lomba ini adalah lomba blog, jadi yang ikut lomba hanya yang telah memiliki blog. Padahal kalau membaca brosur maka lomba ini ditujukan kepada semua pengguna internet di Ampah. Tidak harus memiliki blog, bahkan tidak memiliki email pun bisa mengikuti lomba ini.
  4. Tidak menarik. Ini barangkali spekulasi yang mendekati benar. Pemilik blog peserta lomba sepertinya enggan menolak ajakan lomba ini. Salah satu indikatornya ada link blog peserta lomba yang salah, namun pemilik blog tidak mengusulkan untuk dibenarkan. WMS yang notabene adalah para pelajar juga tidak berani menolak karena yang menyuruh adalah gurunya. Dari tanggapan salah satu komentar yang masuk juga ada yang menyatakan hal semacam ini, …” malas membaca tulisan yang memenuhi monitor….”
  5. Agregator tidak dimanfaatkan. Komunitas JANAH sebagai blog agregator belum dimanfaatkan secara maksimal. Fenomena ini bisa diamati dari alur komentar yang masuk. Sesama anggota WMS tidak mengerti siapa temannya yang baru saja membuat postingan. Komentar baru masuk jika diberi komentar. Hmmmm

Ini memang sebuah proses pendewasaan bagaimana sebuah blog dikenal oleh orang lain. Ini juga baru pertama, bahkan terkesan nyleneh, “Lomba kok menulis komentar”. Masih ada waktu untuk kita memperbaiki, Optimis dan Semangat….!

Iklan

7 tanggapan untuk “WMS Puasa…?

  1. sangat benar apa yang sudah dijelaskan di atas. mungkin dikarenakan para wms sedang berpuasa. bagaimana dengan yang tidak berpuasa!!!

  2. Alasan saya pak…
    Rata2 orang ampah di warnet hanya untuk senang2.. Cuman Buat facebookan dan sejenisnya..
    Insyallah dalam waktu dekat ini saya usahakan blog walking

    1. ya selain browsing buhan wms juga ikutmengkapanyekan melalui media masing-masing

  3. Halo WMS, jangan ngaku jurnalis kalo jarang menulis. Jangan ngaku pelajar kalo tidak mau belajar. Sepertinya apa yang anda lakukan hanyalah keterpaksaan, namun anda ingin pengakuan.
    Beginikah organisasi? Atau hanya ingin pamer bahwa anda aktivis. Seharusnya anda tahu bahwa apa yang kami lakukan bukan untuk menjunjung harkat dan martabat kami. Semua demi anda. Agar anda siap dengan kerasnya dunia dan sanggup mengimbanginya dengan modal ilmu dan keterampilan.
    10 tahun lagi, kalian akan melihat saya, Pak Budi dan guru2 kalian tetap seperti sekarang. Tapi kalian akan menjadi sesuatu yang tidak pernah kalian bayangkan sebelumnya. Sekarang bergantung pada kalian? Atau kami akan berhenti sampai disini mendukung kalian.
    Maaf kalau saya berbicara keras karena ini untuk kesekian kalinya anda menjadi “tahi ayam.”

  4. betul pak Akhta, kita hanya bisa mendorong…terserah yang didorong
    forumborneo dan agregator JANAH tidak menjadi acuan ketika browsing pertama, sehingga kelihatan dari alur komentar. nunggu dikeomentari baru balik komentar…tidak proaktif menacri siapa jurnalis ampah yang baru posting
    tentu ini juga cambuk bagi pembina WMS untuk lebih menggiatkan mereka. kata pak Sastro kalau tidak bisa dibina ya dibinasakan saja

  5. wah … mana nih .. nggak ada yang koemntar di tempat saya .. Anggota WMSnya pada tidur nih … mentang-mentang lagi Puasa …
    Ayooo Semangat … Semangat ….
    Karena Kalian Semua Generasi Penerus dan sebagai tulang punggung contoh kepada adik-adik angkatan yang lain …
    setuju sekali dengan apa yang di Katakan Pak AKHTA …

  6. m’f pak..atas sikap kami yang telah membuat semuanya menjadi kecewa..bukan bermaksud seperti itu. mungkin kebanyakan masih sibuk dengan urusan masing2, sampai sekarang kami masih berusaha semampu kami. gak pernah ada sedikit pun di benak kami semua utk melalaykan tugas. apa lagi sampai di beri cap “WMS HANYA ANGET2 TAHI AYAM..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close